Header Ads

'Bom Manchester akan Pengaruhi Laga Final Liga Europa'

Pelatih Ajax Amsterdam, Peter Bosz.
Final Liga Europa yang seharusnya menjadi ‘pesta sepak bola’, kini dibayangi oleh tragedi serangan bom yang terjadi di Manchester dan menewaskan 22 orang. Pelatih Ajax, Peter Bosz, dalam konferensi pers di Friends Arena, Stockholm, Swedia, Selasa (23/5) menyampaikan rasa simpati untuk korban.

“Apa yang terjadi kemarin di Manchester adalah sesuatu yang masih kita rasakan. Atas nama para pemain, staf dan semuanya di Ajax, kami sampaikan simpati kepada para korban," katanya.

Menurut Bosz, suasana itu akan terasa pada pertandingan final nanti. "Besok seharusnya merupakan pesta sepak bola, namun tragedi di Manchester berpengaruh pada kita semua," ujarnya.

Serangan bom di akhir konser Ariana Grande di Manchester Arena telah membuat kota di Inggris itu berduka. "Sepekan, atau sepuluh hari lalu dia (Grande) tampil di Amsterdam, dan para istri pemain Ajax beserta anak-anaknya juga menyaksikan konser itu. Jadi tragedi itu tetap menyentuh bagi kami," katanya.

Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) mengumumkan bahwa pertandingan final Piala Europa antara Ajax dan Manchester United pada Kamis (25/5) dini hari WIB, akan diawali dengan mengheningkan cipta selama satu menit.

Sebelumnya, Manchester United membatalkan acara konferensi pers yang sudah dijadwalkan, namun mereka mengisi waktu dengan berjalan di sekitar lapangan sebelum kembali ke hotel.

Bosz menolak menjawab ketika ditanya apakah ia ingin pertandingan ditunda, dan mengatakan bahwa ia tidak berwenang dalam hal ini. Bosz yakin saat pertandingan final nanti berlangsung tim mudanya akan punya peluang untuk mengalahkan salah satu klub terkaya di Eropa itu.

“Menurut saya kami akan punya peluang mengalahkan Manchester jika kami menampilkan permainan kami sendiri. Kami telah membangun jalan permainan di musim ini yang saya sebut sebagai cara Ajax," katanya.

Sumber : Antara/Reuters

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.