Header Ads

Jose Mourinho menjilat ludah sendiri, Di Semifinal Liga Eropa

Jose Mourinho sepert harus menjilat ludah sendiri saat membawa MU melawan Celta Vigo dalam laga semifinal pertama Liga Eropa (Liga Europa), Jumat dinihari nanti.

Empat tahun silam, ia datang lagi ke Inggris untuk menangani Chelsea, yang baru saja mengakhiri masa kerja Rafael Benitez sebagai care-taker. Pada hari pertama, dia langsung ngenyek manajer asal Spanyol itu--yang mempersembahkan gelar juara Liga Eropa untuk The Blues.

“Ah piala macam itu, enggak bagus. Liga Eropa beda dengan Liga Champions. Liga itu hanya untuk klub yang beda level. Tak patut sebuah klub besar hanya bermain dan juara di Liga Europa,” katanya, serius.


Kini, Jose Mourinho terpaksa harus menjilat ludah sendiri. Manchester United, klub yang dilatihnya, hanya bisa main di liga kelas dua itu dan Mourinho malah ingin meraih pencapaian Benitez yang sempat dilecehkannya itu.

Ternyata, bagi Mourinho, menjadi juara di Liga Eropa bukan semata jalan bagi mereka agar bisa tampil di Liga Champions pada musim depan. Rupanya, meski memiliki dua lawan berat, yakni Arsenal dan Tottenham Hotspur, Mou punya keyakinan kuat bahwa timnya bisa finis di zona empat besar klasemen Liga Inggris musim ini.

“Bukan sekadar agar bisa main di Liga Champions. Dengan menjadi juara Liga Europa, kami bisa tampil di Piala Super Eropa melawan juara Liga Champions,” kata dia saat akan menjamu Anderlecht di leg kedua perempat final, dua pekan silam.


Namun perubahan begitu lekas terjadi di skuad Setan Merah. Beberapa pemainnya rontok dihajar cedera. Dalam pertandingan itu, Zlatan Ibrahimovic cedera lutut hingga akhir musim.

Terakhir, dalam pertandingan melawan Swansea, dua palang pintunya, yakni Eric Bailly dan Luke Shaw, menyusul bek-bek lainnya, seperti Chris Smalling, Phil Jones, dan Marcus Rojo. Praktis di lini belakang mereka kehabisan pemain.

Ada kabar baiknya, memang. Dua pemain, yakni Paul Pogba dan Juan Mata dikabarkan siap untuk dimainkan. Namun tetap saja, dalam pertarungan melawan Celta Vigo di Estadio de Balaidos dinihari nanti, mereka akan tampil dengan komposisi sekadarnya. Kemungkinan besar Michael Carrick dan Daley Blind diplot menempati bek tengah. Riskan, tentu saja.

Apalagi sang tuan rumah, Celta Vigo, telah mempersiapkan laga ini dengan serius. Pada pertandingan akhir, mereka memang kalah 0-3 oleh Athletic Club. Namun dalam pertandingan itu, sang manajer, Eduardo Berizzo, melakukan perubahan besar. Delapan pemain diistirahatkan, termasuk mesin gol mereka, striker Iago Aspas, yang pernah bermain dengan klub Liverpool.

Ancaman dilontarkan oleh John Guidetti, striker Celta. Dia mengatakan akan berusaha sekuat mungkin menghentikan ambisi Mourinho dan pemainnya di tengah jalan. “Saya ingin Manchester tetap biru,” kata Guidetti--yang pernah bermain untuk Manchester City.

Celta, yang kini berada di peringkat ke-11 La Liga, lolos ke babak semifinal setelah menundukkan Genk. Meski rekor mereka teramat buruk, yakni kalah dalam tiga laga terakhir, toh mereka akan habis-habisan di Liga Europa ini--seperti kata Guidetti.

Guidetti juga menyatakan semua pemainnya telah sepakat memberikan yang terbaik untuk mengejar piala ini. “Kami tahu apa yang dipertaruhkan untuk turnamen ini. Menjadi juara bukan hanya merupakan kebanggaan, tapi juga bisa tampil di Liga Champions,” katanya. “Siapa pun memimpikan itu.”

Bukan sekadar bualan tentunya, tapi juga peringatan untuk Mourinho dan pasukannya. Laga MU di Liga Eropa dinihari nanti takkan mudah.

Susunan Pemain:

Celta Vigo (4-3-3): Álvarez;  Mallo, Cabral, Fontas, Jonny; Hernández, Radoja, Wass;  Aspas, Guidetti, Sisto

Manchester United (4-2-3-1): Romero, Valencia, Blind, Carrick, Darmian;
Herrera, Pogba; Lingard, Mkhitaryan, Mata; Rashford.
sumber:tempo

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.