Madura United Trauma Hadapi Sriwijaya FC


Madura United dibayang-bayangi trauma saat bertandang ke markas Sriwijaya FC dalam duel pekan kedelapan Liga 1 2017 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sabtu (27/5/2017) malam WIB.

Sejarah mencatat, Madura United (MU) belum mampu mengalahkan Sriwijaya baik laga kandang maupun tandang.

Yang teranyar, dalam dua kali pertemuan di kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, MU takluk 5-0 di GSJ dan pada leg kedua di Stadion Gelora Bangkalan, markas MU, mereka dipermalukan dengan skor 2-5.

"Madura harus hapus memori tahun lalu, setidaknya mengamankan satu poin," kata Pelatih MU Gomes de OIiveira.

Berangkat ke Palembang, kondisi MU timpang. Gelandang andalannya, Dane Milovanovic harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Gomes pun putar otak dan mencari komposisi dan taktik baru.

"Pengganti Dane, kami bisa mainkan Sanogo. Posturnya yang tinggi sangat dibutuhkan pada laga-laga khusus," ujarnya.

Pelatih asal Brasil ini yakin mampu mengalahkan tuan rumah. Ia berharap, Bayu Gatra dkk mampu memperlihatkan permainan terbaiknya.

"Kita akan buat cerita baru di Palembang, hasil tahun lalu harus dilupakan," katanya.


Bagi Pelatih Sriwijaya Osvaldo Lessa, laga nanti adalah melawan mantan klub.
Maklum saja, Lessa sebelumnya merupakan Asisten Pelatih Gomes di MU pada ajang ISC A.

Lessa mengakui, Sriwijaya punya modal kemenangan moral atas MU. Tapi, ini tidak menjadi patokan karena ia mengenali betul karakter bermain MU.

"Kami memang pernah menang dari MU. Tapi, itu tidak bisa jadi patokan. Kami harus bisa melupakan itu semua dan memulainya dengan hal baru. Apalagi, saat ini kekuatan MU sudah berubah," ungkapnya.

Lessa mmeminta Hilton Moreira dkk untuk tampil disiplin dan lugas menghadapi gaya permainan MU.
0 Komentar untuk "Madura United Trauma Hadapi Sriwijaya FC"

Back To Top