Preview Liga 1: Persija Jakarta Vs Sriwijaya FC: Duel Aroma Brazil


Persija Jakarta dan Sriwijaya FC akan berjumpa di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (16/6) malam, pada lanjutan Liga 1 2017. Aroma Brasil kuat menghiasi kedua tim dengan nama besar di Tanah Air ini.

Macan Kemayoran punya Stefano Cugurra di kursi pelatih, sementara Sriwijaya dikomandoi instruksi dari Oswaldo Lessa, yang sama-sama muda dan dari Negeri Samba. Keduanya pun, sama-sama merintis karier kepelatihan sebagai pelatih fisik.

"Semua pelatih Brasil biasa mulai sebagai pelatih fisik dan kami punya empat tahun untuk itu lalu baru kami ambil waktu untuk lisensi pelatih," beber Teco, sapaan akrab Stefano.

"Saya dan Lessa sama, sebelum latih tim profesional kami mulai dengan SSB (sekolah sepakbola), tim junior, lalu kemudian asisten. Saya pikir kami semua pelatih Brasil sama, saya dan Lessa sama."


Di susunan pemain impor, Persija punya Willian Pacheco di lini belakang. Gabung tim ibu kota sejak kompetisi nonresmi musim lalu dan cukup jadi idola Jakmania. Ia pun baru mencatatkan golnya musim ini, pekan lalu, ke gawang Perseru Serui.

Untuk lini serang, Bruno da Silva Lopes sedang panas-panasnya dan semakin mantap dengan status marquee player yang ia sandang. Punya bodi kuat, dribel yang lengket dan yang terpenting bisa cetak gol. Empat gol sudah ia jaringkan.

Tak cukup Lopes, masih ada Luiz Carlos Junior. Perannya sedikit terlupakan karena kerap majal di depan gawang. Minim terlibat dalam tiga partai teraktual Persija yang diselesaikan dengan sembilan poin sempurna. Tapi jangan kesampingkan namanya.

Dari Sriwijaya, Laskar Wong Kito punya duo Brasil fenomenal di kompetisi Indonesia; Hilton Moreira dan Albeto Goncalves. Kaya pengalaman, tua-tua keladi dan masih klinikal. Total duet BeTon sudah mencatatkan sembilan dari 12 gol Sriwijaya musim ini.


Hilton pernah memperkuat Persib Bandung dan nyaris dipinang Persija tahun lalu, namun akhirnya ditolak secara tak langsung oleh Jakmania. Fisiknya tak menggambarkan ia sudah berusia 36, dengan tak pernah tergantikan dalam 10 laga Sriwijaya.

Sementara Beto, tak ada beda, usia 36 tahun membuat ia tambah disegani pemain belakang lawan. Lima gol yang sudah ia jaringkan jadi bukti ketajaman eks Arema FC ini. Tenaganya masih cukup untuk membuatnya kadang beroperasi melebar ke sektor sayap.

Lessa penuh keyakinan bahwa duel Persija dan Sriwijaya ini akan berjalan seru, meski tanpa riuh teriakan suporter yang dilarang hadir ke Wibawa Mukti. Semoga saja.

"Pertandingan akan bagus, Persija punya agresivitas, kami juga. Besok di dalam lapangan kami akan lihat siapa yang bisa main lebih bagus," beber mantan asisten Jacksen F Tiago itu.

Tag : Liga1, Persija
0 Komentar untuk "Preview Liga 1: Persija Jakarta Vs Sriwijaya FC: Duel Aroma Brazil"

Back To Top